Perjalanan I
Dita - Perkenankan aku untuk memulai cerita ini.
Petama kali aku memutuskan untuk meneruskan study ke jenjang perguruan tinggi, yakni dengan memilih perguruan tinggi negeri. Dengan terpilih nya jalur raport yakni SNMPTN, aku memutuskan untuk mendaftarkan diri ke perguruan negeri UNJ atau Universitas Negeri Jakarta sebagai pilihan pertama dan juga pilihan kedua ku di UIN Jakarta. Singkat cerita pengumuman seleksi pun keluar dan menyatakan bahwa aku belum masuk pada jalur ini.
Selang beberapa saat aku memutuskan untuk meneruskan pada jalur kedua yakni jalur Ujian SBMPTN, aku memilih tempat ujian di Tasik dikarenakan dekat dengan SMA ku. Dengan bekal pembelajaran yang cukup, aku memberanikan untuk mengambil prodi Matematika murni di Univ yang sama di saat aku SNMPTN. Pilihanku memang cukup dibilang berani dikarenakan saingan pada prodi dan univ tersebut bisa dibilang ketat. Setelah itu aku menunggu pengumuman ujian ini, dan tepat pada hari dimana hasil ujian diumumkan. Ternyata pada ujian kedua aku belum ada rezeki dan masih belum lulus.
Setelah kegagalanku yang kedua, aku merenungkan dan memikirkan untuk pindah tujuan univku. Akhirnya aku beralih untuk daftar pada salah satu universitas swasta di Cikarang yakni President University dengan prodi Business. Pilihanku di univ ini memang pindah haluan sekali yang mana di awal aku memilih saintek kemudian pilihan ini aku pindah ke soshum. Sebelum aku daftar di President University aku melakukan survey tempat. Entah mengapa hatiku berpaling saat pendaftaran itu segera ditutup.
Alasan berpaling dari President University yakni karena aku merasa akan susah untuk pulang ke rumah dan akomodasi yang lumayan jauh untuk aku pulang.
Setelah itu, aku mulai mencari tahu kembali terkait perguruan tinggi lainnya di Jakarta. Pilihan ku yang terakhir pada salah satu Universitas tua di Jakarta yakni Universitas Tarumanagara, kebetulan di Tarumanagara menyediakan kelas karyawan. Jadi aku memutuskan untuk mengambil kelas karyawan yang bertujuan agar bisa mulai pada dunia kerja juga.
Dan akhirnya sekarang aku sudah semester 3 dan alhamdulillah berjalan beriringan dengan karirku. Bersyukur sekali ada di fase ini dengan dikelilingi oleh orang-orang yang aku sayangi. Banyak orang yang kutemui selama kurang lebih 2 tahun ini, dengan berbagai karakternya dan juga pengalaman. Banyak ilmu yang ku dapat dan dipelajari baik dari kampus dan pekerjaan.
Ternyata Tuhan tidak semata mata menolakku pada pilihan kampus pertama, karena Tuhan memang sudah menyiapkan hal indah untukku. Hal yang terbaik untuk hidupku dan masa depanku, memang tidak mudah ada fase ini. Ada tangis dan tawa disetiap perjalanan, tapi aku selalu berfikir tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk hidupku pada versinya.
Terima kasih banyak Allah, dan juga orang yang aku sayangi 💗
I always be gratefull have your 😊

Komentar
Posting Komentar